cool hit counter

PDM Kabupaten Kebumen - Persyarikatan Muhammadiyah

 PDM Kabupaten Kebumen
.: Home > Berita > IPTEK dan Ekonomi Pengaruhi Persaingan Global

Homepage

IPTEK dan Ekonomi Pengaruhi Persaingan Global

Sabtu, 27-08-2016
Dibaca: 519

MUHAMMADIYAH.OR.ID, BANTUL-  Persaingan secara global semakin ketat dan semakin terbuka, oleh karena itu jika tidak mempersiapkan diri maka akan kalah bersaing. Terdapat dua hal penting yang cukup mengambil peran dalam persaingan global, yaitu ekonomi dan Imu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK).
 
Ketua MPR RI Zulkifli Hasan,dalam Pidato Kebangsaan yang merupakan serangkaian acara Muktamar Nasyiatul Aisyiyah (NA) ke 13 di Spotorium UMY, Jumat (26/8) sore mengungkpkan bahwa perlu usaha keras dan proses untuk menguasai ekonomi dan IPTEK. “Sebagai kader Muhammadiyah, saya berpesan agar mempelajari dua hal tersebut. Ilmu pengetahuan teknologi dan Ekonomi sangat menentukan apapun. Namun tidak ada jalan pintas untuk mengubah dua hal ini, perlu kesungguhan dalam mempersiapkannya. Jangan sampai negara kita kalah bersaing dengan yang lainnya,” tandasnya.
 
Sementara itu turut hadir Desy Ratnasari, anggota Komisi VIII DPR RI, yang dalam pemaparannya menyatakan bangga dan mengapresiasi Muktamar Nasyiatul Aisyiyah. “Saya bangga hadir di tengah-tengah kader Nasyiatul Aisyiyah hari ini.  Kehadiran kader-kadernya dari seluruh Indonesia  menunjukkan Nasyiatul Aisyah mengakomodasi kebutuhan-kebutuhan anggotanya. Saya rasa nuansa Bhinneka Tunggal Ika juga terasa dalam ruangan ini,” paparnya.
 
“Seorang perempuan merupakan makhluk yang tangguh. Sebagai seorang ibu, pekerjaan yang dilakukan tidak ada habisnya. Selain mengurus anak, perempuan juga harus mengurus pekerjaan rumah tangga dan keluarganya. Saya harap dalam Muktamar ini, lahir perempuan-perempuan tangguh dari Nasyiatul Aisyah,”tambahnya
 
Desy juga mengajak para kader Nasyiatul Aisyah tentang pentingnya penguatan pendidikan kepada anak-anak. Peran Ibu dalam pendidikan anak harus dioptimalkan dengan peran ayah. ”Dalam rumah tangga, tidak cuma ibu yang berperan dalam pengajaran kepada anak-anak. Peran Ayah juga penting bagi pembentukan karakter. Jadi mari kita ajak para suami kita untuk ikut dalam pendidikan anak untuk menguatkan peran orang tua,”jelasnya
 
Dia juga berharap Nasyiatul Aisyah melahirkan kader-kader yang siap terjun di dunia politik. “Saya harap tagline Muktamar kali ini tidak hanya jadi kalimat semata namun diwujudkan dengan tindakan yang nyata. Dengan semangat Perempuan Muda Berkemajuan,  Mari kita tunjukkan eksistensi perempuan muda, khususnya di bidang politik.  Mari kita isi 30% kuota perempuan di DPR RI,”tutupnya. (BHP UMY/bagas)
 
Redaktur: Adam
 
Dokumentasi : BHP UMY

Tags:
facebook twitter delicious digg print pdf doc Kategori:



Arsip Berita

Berita

Agenda

Pengumuman

Link Website